Modus Kejahatan Carding
Ada
beberapa modus kejahatan yang dilakukan oleh para carder dalam aksi kejahatannya
diantaranya sebgai berikut :
1. Mendapatkan
nomor kartu kredit (CC) dari tamu hotel, khususnya orang asing.
2. Mendapatkan
nomor kartu kredit melalui kegiatan chatting di Internet.
3. Melakukan
pemesanan barang ke perusahaan di luar negeri dengan menggunakan Jasa Internet.
4. Mengambil dan
memanipulasi data di Internet
5. Memberikan
keterangan palsu, baik pada waktu pemesanan maupun pada saat pengambilan barang
di Jasa Pengiriman (kantor pos, UPS, Fedex, HL, TNT, dlsb.).
di Jasa Pengiriman (kantor pos, UPS, Fedex, HL, TNT, dlsb.).
Jenis Kartu Kredit
1. asli
didapatkan dari toko atau hotel (biasa disebut virgin CC)
2. hasil
trade pada channel carding
3. hasil
ekstrapolet (penggandaan, dengan menggunakan program C-master 4, cardpro,
cardwizard,
dll)
4. hasil
hack (biasa disebut dengan fresh cc), dengan menggunakan tekhnik jebol ASP
Berikut adalah contoh format bentuk kejahatan kartu
kredit :
First
Name : ……
Last Name : …….
Address : ……..
City : ………
State/Province : …….
Zip : ……..
Phone : ………
E-mail : [Hanya Member Yang Bisa Lihat "Link" . Klik Disini Untuk Mendaftar]
Payment Method Visa
Card Number : ………
Exp. Date : ……
Last Name : …….
Address : ……..
City : ………
State/Province : …….
Zip : ……..
Phone : ………
E-mail : [Hanya Member Yang Bisa Lihat "Link" . Klik Disini Untuk Mendaftar]
Payment Method Visa
Card Number : ………
Exp. Date : ……
Apa yang terjadi ketika transaksi
carding berlangsung, tentu saja sistem pembayaran setiap toko atau perusahaan
yang menyediakan merchant pembayaran mengizinkan adanya transaksi tersebut.
seorang carder tinggal menyetujui dengan cara bagaimana pembayaran tersebut di
lakukan apakah dengan kartu kredit, wire transfer, phone bil atau lain
sebagainya.Cara kerja pelaku
kejahatan kartu kredit sebagai berikut :
1. mencari
kartu kredit yang masih valid, hal ini dilakukan dengan mencuri atau kerjasama
dengan orang-orang yang bekerja pada hotel atau toko-toko gede (biasanya kartu
kredit orang asing yang disikat). atau masuk ke program MIRC (chatting) pada
server dal net, kemudian ke channel #CC, #Carding, #indocarder,
#Yogyacarding,dll. nah didalamnya kita dapat melakukan trade (istilah “tukar”)
antar kartu kredit (bila kita memiliki kartu kredit juga, tapi jika tidak punya
kartu kredit, maka dapat melakukan aktivitas “ripper” dengan menipu salah
seorang yang memiliki kartu kredit yang masih valid).
2. setelah
berhasil mendapatkan kartu kredit, maka carder dapat mencari situs-situs yang
menjual produk-produk tertentu (biasanya di cari pada search engine). tentunya
dengan mencoba terlebih dahulu (verify) kartu kredit tersebut di site-site
porno (hal ini disebabkan karena kartu kredit tersebut tidak hanya dipakai oleh
carder tersebut). jika di terima, maka kartu kredit tersebut dapat di
belanjakan ke toko-toko tersebut.
3. cara
memasukan informasi kartu kredit pada merchant pembayaran toko adalah dengan
memasukan nama panggilan (nick name), atau nama palsu dari si carder, dan
alamat aslinya. atau dengan mengisi alamat asli dan nama asli si empunya kartu
kredit pada form billing dan alamat si carder pada shipping address.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Your Comment